Langsung ke konten utama

PONDOK RAMADHAN 1439 H (18-20 MEI 2018) OLEH REMAJA MASJID NURUL ISLAM DESA TELUK PAKEDAI II

Semua Peserta Pondok Ramadhan
Kedua kalinya Remaja Masjid Nurul Islam berhasil melaksanakan kegiatan Pondok Ramadhan, yang di laksanakan pada awal puasa lalu. Kegiatan ini berlangsung dari mulai tanggal 18-20 Mei 2018 (2-4 Ramadhan). Kegiatan ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin, yang insyallah akan diadakan setiap tahun. Dalam kegiatan kali ini, ada sedikit perubahan yang dilakukan oleh Panitia Pondok Ramadhan. Ayatullah Kumaini selaku ketua panitia, menambahkan daftar perlombaan, yang lalu hanya delapan perlombaan yang dilaksankan. Kali ini ada sembilan perloambaan, yang mana perlombaan tersebut ialah singer religi. Dikatakan perlu diadakan, sebab banyak dari para peserta yang memiliki bakat dalam tarik suara atau bernyanyi. Perlombaan ini tentunya bukan bernyanyi bebas, akan tetapi nyanyian dalam bentuk shalawat. Kemudian dalam bentuk perlombaan lain, kurang lebih sama dengan tahun lalu.
Terlaksannya kegiatan Pondok Ramadhan tahun ini, serta merta dukungan dari semua pihak yang telah berkontribusi nyata dalam kegiatan ini. Adapun dari masyarakat, yakni memberikan sumbangan ataupun infak suka rela untuk pelaksanaan kegiatan Pondok Ramadhan. Kemudian dari panitia merupakan pelaksana dalam kegaiatan ini, yang mana telah memberikan waktu, tenaga serta fikiran untuk mensukseskan kegiatan ini. Tidak lupa pula kepada pembina Remaja Masjid Nurul Islam yang sangat membantu dalam pelaksanaan perlombaan. Selama tiga hari kegiatan, dari panitia telah menunjukan kekompakan dalam menjalankan tugas yang telah diatur dan dibagikan. Begitu juga pada peserta Pondok Ramadhan yang tahun ini, telah memberikan usaha terbaiknya dalam mengikuti perlombaan. Terlebih lagi peserta yang pernah mengikuti kegiatan sebelumnya, yang mana menunjukan peningkatan dalam setiap perlombaan.
Syukur dan terimakasi kepada semua yang hadir dalam kegiatan Pondok Ramadhan tahun ini. Semoga tahun depan kita dapat melaksanakannya lagi. Amin
Sumber dok: Riki
PIN Peserta
Pamflet Perlombaan

Panitia Pondok Ramadhan 1439 H
Panitia Akhwat
Panitia Ikhwan
Panitia Ikhwan dan Akhwat Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Bukan Lagi Pilihan

http://www.4muda.com  Selama ini mungkin kita sering mendengar kata “ life is choise” yang artinya hidup adalah pilihan. Tidak ada yang salah di dalam kata ini, hanya saja menurut saya terlalu umum dan sedikit membosankan ketika mendengar motivator menyebutkanya. Di dalam diri saya sendiri sebenarnya sudah lama mengubah persepsi seperti ini. Saya mengubahnya dengan kata demikian “Hidup bukan lagi pilihan melainkan ketentuan tuhan”. Dari mulai lahir hingga meninggal itu merupakan takdir yang sudah di tentukan tuhan. Terlebih lagi di dalam hidup ini yang mana tuhan sudah tahu jalan hidup kita.  <a href="http://finance.detik.com/bpjsketenagakerjaan/" target="_blank"> <img src="http://cdnstatic.detik.com/live/html5/bpjstk/300x250.gif"> </a> Ketentuan tuhan adalah takdir yang tak bisa di rubah, salah satunya adalah hidup. Jika hidup sudah ketentuan tuhan, itu artinya bahwa kita tidak bisa memilih. Adapun pilihan yang kita lelu...

Kenangan

Hidup menyisahkan banyak kisah yang tidak bisa dipisahkan dalam dunia nyata. Kadang kisah itu muncul disaat waktu yang tidak kita ingginkan. Kisah yang pernah kita jalani tentu memiliki dampak dalam kehidupan, teruma tentang perasaan. Kita senang, karna mengingat hal yang berlalu membuat kita tertawa. Kita sedih, karena mengingat peristiwa yang mungkin membuat kita terpukul. Kita menangis, karena sesuatu yng tidak kita ingginkn terjadi. Kerjadian atau peristiwa yang telah kita lewati merupakan bentuk kejadian atau kisah hidup yang telah menjadi kenangan.   tanah lot, Bali Dalam hidup, kenangan bisa kita manfaatkan sebagai upaya pendewasaan diri. Karena biasanya, orang memaknai kenangan hanya untuk bersedih dan bernostalgia. Padahal jika kita bisa berfikir jernih, kenangan itu bisa dijadikan moment yang justru menjadikan kita lebih positif dalam mengarur kehidupan. Karna kenangan hanya bisa dikenang, dan kita tidak bisa kembali pada masa itu lagi. Kita hanya bisa me...

Pidato sambutan UMAR Bin KHATAB saat terpilih menjadi khalifah

            Setelah di angkatnya Umar bin Khatab menjadi khlifah yang di sepakati secara musyawarah bersama masyarakat, Umar pun mengucapkan pidato pertamanya sebagai khalifah. Umar naik ke atas mimbar dan berkata, ya Allah, aku ini orang yang keras, maka jadikanlah aku orang yang lembut. Aku ini orang yang lemah, maka jadikan lah aku orang yang kuat. Aku ini orang yang kikir maka jadikanlah aku menjadi orang yang dermawan. Selain itu di riwayatkan juga terkai pidato Umar yang pertma, sesungguhnya Allah menguji kalian denganku dan mengujiku dengan kalian sepeninggalan sahabatku. Demi Allah, suatu urusan kalian kepadaku, maka urusan itu akan kutangani sendiri. Dan, orang yang jauh dariku maka akan ku angkat seorang pemimpin di sana, dengan orang yang amanh dan kompeten. Demi Allah jika ia para pemimpin berbuat baik, maka aku juga berbaut baik kepada mereka, dan apabila mereka memimpin dengan tidak baik, maka akan...